Tahukah Kalian ” Fungsi / Manfaat Oksigen Di Muka Bumi ”


Manfaat Oksigen di Muka Bumi

Oleh Rito Kurniawan

Sifat susunan bumi, ukuran, jarak, pegunungan dan lainnya sangat berperan terhadap keberlangsungan hidup makhluk hidupnya. Namun semua sifat tadi akan tidak berguna sama sekali jika Susunan Atmosfir tidak tepat.

 

Film fiksi ilmiah terkadang memberikan informasi yang sama sekali salah, contohnya yang salah ialah menyatakan bahwa planet lain memiliki susunan atmosfir yang cocok bagi manusia. Pesawat canggih dalam film mengatakan bahwa udara atmosfirnya dapat dihirup sehingga astronot tidak memerlukan pelindung lagi.

 

Hal di atas jelas sekali salah besar, Manusia sangat sulit sekali dan bahkan mungkin tidak dapat menemukan atmosfir yang cocok untuk kehidupan kita. Ini dikarenakan atmosfir bumi telah dirancang khusus untuk menopang kehidupan dalam sejumlah hal penting lainnya. Bahkan sedikit saja keluar dari atmosfir, manusia tidak akan dapat hidup tanpa baju pelindung astronot.

 

Atmosfir bumi tersusun atas 77% nitrogen, 20,9% Oksigen, dan sisanya ialah Karbon Dioksida. Sekarang mari kita mulai dengan gas terpenting yaitu Oksigen. Oksigen sangat penting bagi kehidupan karena gas ini diperlukan hampir dalam semua reaksi kimia yang menghasilkan energi yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup umum seperti manusia.

 

Hal menarik disini ialah, kadar Oksigen dalam udara telah ditetapkan dengan sangat tepat. Dapatkah atmosfir kita mengandung lebih banyak oksigen namun mendukung kehidupan? Bukankah dengan lebih banyak kadar oksigen dalam udara maka kita dapat bernafas dengan sejuk dan segar serta lebih ringan leluasa?

 

Jawabnya ialah TIDAK! Karena Oksigen ialah unsur yang sangat mudah bereaksi, bahkan kandungan Oksigen di atmosfir yang sekarang, yakni 20,9% ialah batas atas yang aman bagi kehidupan pada suhu lingkungan bumi.

 

Jika Oksigen dinaikkan 1% saja, maka kebakarang hutan akan meningkat 70%, kebakaran akan lebih mudah terjadi dan tentu saja dengan kenaikan 1% Oksigen maka kebakaran akan sukar sekali dihentikan. Hingga percikan api kecil saja akan mengakibatkan kebakaran yang sukar dihentikan.

 

Kandungan Oksigen di atmosfir yang tetap terjaga 20,9% ini merupakan sistem daur ulang yang sangat LUAR BIASA. Hewan dan manusia terus menerus menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida yang tidak dapat mereka hirup. Namun tumbuhan berlaku sebaliknya, mengambil karbon dioksida yang mereka perlukan dan mengeluarkan oksigen bagi kelangsungan hidup. Demikianlah, kehidupan terus berlanjut, tumbuhan mengeluarkan jutaan ton Oksigen ke atmosfir setiap harinya. Tanpa kerjasama dan keseimbangan makhluk hidup ini, planet kita akan binasa dan tidak dapat dihuni.

 

Misal, semua makhluk hidup hanya mengambil CO2 dan melepaskan O2, maka kebakaran akan mudah terjadi, sebaliknya, jika  semua makhluk hidup hanya mengambil O2 dan melepaskan CO2, maka nafas makin lama akan makin sesak dan akhirnya kehidupan akan binasa setelah O2 habis terhirup.

 

Namun semua ini tidak terjadi karena keseimbangan yang terjaga sempurna setiap detiknya secara LUAR BIASA oleh Allah yang tidak memerlukan sekutu dalam mengatur alam semesta, Allaahu Akbar!!!

 

Tuhan seluruh alam, Allah pencipta Langit, Bumi dan seluruh kehidupan diantaranya telah menyempurnakan nikmatnya pada manusia sejak sebelum manusia diturunkan untuk menjadi khalifah di muka bumi. Allah mengajak kita merenungkan kebenaran ayatNYA dalam sebuah ayat Qur’an:

 

QS.31 Luqman:20. Tidakkah kamu perhatikan Sesungguhnya Allah telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. dan di antara manusia ada yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa kitab yang memberi penerangan.

 

Kita bernafas setiap saat dalam hidup kita, kita terus menerus menghirup dan mengeluarkan udara dari paru-paru kita, bahkan, karena otomatis terlalu sering melakukannya, kita menganggap hal ini ialah hal yang biasa.

 

Namun pada kenyataan, pernafasan ialah salah satu proses yang rumit sekali. Sistem dalam tubuh kita dirancang dengan sangat sempurna hingga kita tak perlu berfikir untuk bernafas. Ketika kita menghirup nafas, oksigen memenuhi sekitar 300.000.000 ruangan kecil dalam paru-paru kita.

 

Pembuluh kapiler di seluruh 300 juta ruangan ini menyerap O2 dan membebaskan CO2. Tahukah anda bahwa seluruh kejadian tersebut terjadi dalam waktu yang kurang dari setengah detik? Alasan mengapa ada lebih dari 300 juta ruang kecil dalam paru-paru, adalah memaksimalkan luas ruang yang bersentuhan langsung dengan O2.

 

Ada 1 hal lagi yang perlu kita ingat, 300 juta ruang paru-paru dan pembuluh kapiler yang mengelilinga dicipta sedemikian kecil dan sempurna ini agar meningkatkan laju pertukarang O2 dan CO2. Namun rancangan sempurna ini bergantung pada hal lain, yaitu kerapatan, kekebalan dan tekanan udara yang semuanya harus tepat agar udara dapat bergerak dan keluar dengan mudah dari dan kedalam paru-paru.

 

Contohnya ialah, jarum suntik dengan mudah menyedot air dan menyemprotkan air, tapi jarum suntik akan lebih sukar menyedot cairan madu dan juga menyemprotkannya. Hal ini disebabkan karena madu memiliki kerapatan dan kekentalan yang lebih dibanding air. Dengan ini, jika saja kerapatan, kekentalan dan tekanan udara lebih tinggi, maka bernafas akan sesulit jarum suntik menyedot madu dan menyemprotkan madu.

 

Namun kita dapat bernafas dengan mudah dan nyaman, bahkan tidak sadar jika kita sedang melakukannya. Kemudahan menyedot dan menghembuskan udara ini ialah sifat dan nilai aritmatika dari atmosfir.

 

Jika kerapatan udara lebih tinggi, maka hambatan pernafasan akan sangat terasa sekali, dan tidak ada perancangan ulang yang dilakukan pada sistem pernafasan dan mampu mengalirkan oksigen cukup untuk suatu makhluk penghirup udara yang selalu beraktifitas tinggi.

 

Nilai aritmatika atmosfir tidak hanya penting bagi kita untuk bernafas, tapi penting juga untuk bumi agar tetap biru. Jika tekanan atmosfir di permukaan laut lebih rendah dari sekarang ini, maka laju penguapan air akan sangat tinggi sekali.

 

Kadar uap air yang meningkat di atmosfir mengakibatkan efek rumah kaca yang menahan lebih banyak panas dan meningkatkan suhu rata-rata di bumi ini. Dilain pihak, jika tekanan udara lebih tinggi, maka laju penguapan akan berkurang, dan mengakibatkan sebagian besar planet ini menjadi gurun pasir.

 

Contoh-contoh sebagian kecil dari begitu banyaknya sifat ajaib yang istimewa dari bumi ini, termasuk segala hewan dan tumbuhannya, menunjukkan bahwa bumi sengaja diciptakan secara khusus untuk kehidupan manusia.

About these ads

Tentang ritokurniawan

Sebuah doktrin sejati bagi semua Mujahidin Indonesia yang mencintai negara ini, lebih dari apapun di dunia ini. "Disini kami di lahirkan dan disini kami menumpahkan darah, meregang nyawa berbelitan merah putih di jasad kami. Jiwa raga kami demi kemanusiaan." Hak cipta tulisan ini adalah milik Allah SWT semata. Karena Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah. Saya hanya menyampaikan apa yang kami miliki. Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. " ibarat tasbih & benang pengikatnya" terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya" Silahkan Copy Paste Sendiri Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Tulisan ini dipublikasikan di Catatan Ku, Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan Geologi, Renungan. Tandai permalink.

2 Balasan ke Tahukah Kalian ” Fungsi / Manfaat Oksigen Di Muka Bumi ”

  1. cleaning service berkata:

    terima kasih atas informasi yang sudah di berikan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s