Pelajaran Dari Bunga Mawar


Pelajaran Dari Bunga Mawar
Sekilas jika kita coba memperhatikan mawar ya ng ada di depan halaman rumah. Tidak ada yang istimewa, biasa-biasa saja. Hanya mahkota bunganya yang lebih kelihatan menarik bagi mata untuk memandangnya, sekedar untuk berucap kalimat tasbih me…muji Sang Pencipta. Sudah, itu saja.

Tapi jika kita memperhatikan, kenapa sekuntum mawar yang merah merona dan wangi semerbak bisa mekar dengan indahnya dari celah-celah tanah hitam yang kotor dan bau? Kenapa keindahan itu muncul dari tanah yang kotor, hitam, dan bau? Keajaiban penciptaan.

Bacalah. Bacalah dengan menyebut nama Robbmu yang telah menciptakan mu.

Perumpamaan bunga mawar, seperti itulah orang yang memiliki ilmu dan amal. Ilmunya akan menjaga amalnya dari pengaruh luar yang dapat merusak. Serta amalnya akan memperkokoh keilmuannya. Ilmu ibarat duri dan amal ibarat kelopak bunga yang indah.

Amal akan bisa menjadi kenyataan ketika hati telah memutuskan, dan hati dapat memutuskan dengan benar ketika akal telah mengolah data-data yang berguna untuk melakukan apa yang akan dikerjakan/ amalkan. Dan akal akan memberikan input yang benar ketika akal kaya akan ilmu-ilmu yang benar. Semua akan saling berkaitan dan mewarnai.

Ketika amal dan ilmu telah menyatu dalam kehidupan manusia. Hiruk pikuk kepentingan dunia semata tidak ada pengaruh baginya. Malah akan menjadi pemacu diri untuk terus mempertajam ilmu dan memperindah amal.

Sekotor-kotornya tanah tidak akan menjadikan hilangnya keindahan sekuntum bunga mawar. Sehancur-hancurnya zaman tidak akan menjadikan hilangnya militansi amal seorang manusia/ da’i di muka bumi.

Tentang ritokurniawan

Sebuah doktrin sejati bagi semua Mujahidin Indonesia yang mencintai negara ini, lebih dari apapun di dunia ini. "Disini kami di lahirkan dan disini kami menumpahkan darah, meregang nyawa berbelitan merah putih di jasad kami. Jiwa raga kami demi kemanusiaan." Hak cipta tulisan ini adalah milik Allah SWT semata. Karena Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah. Saya hanya menyampaikan apa yang kami miliki. Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. " ibarat tasbih & benang pengikatnya" terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya" Silahkan Copy Paste Sendiri Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Pos ini dipublikasikan di Catatan Ku, Renungan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s