Kiamat di Tahun 2012, Mungkinkah ????


Kiamat Tahun 2012
Wuq uf di arafah mengingatkan kaum muslimin akan adanya pengumpulan yang maha besar nanti di hari kiamat. Kala itu seluruh manusia dari yanh pertama sampai yang terakhir berkumpul untuk menunggu keputusan Allah..

Kedahsyatan hari kiamat itu… sudah tidak diragukan lagi. Allah berfirman:
وَعُرِضُوا عَلَى رَبِّكَ صَفًّاا
“Dan mereka akan dibwa ke hadapan Rabbmu dengan berbaris” (al-Kahfi: 48)

وَالْمَلَكُ عَلَى أَرْجَائِهَا وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَانِيَةٌ
“pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu) tidak sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).” (al-Haqqah: 18)

pada hari kiamat itu, Allah mengumpulkan semua hamba-Nya, sebagaimana Firman-Nya:
لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لاَ رَيْبَ فِيه
“sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya.” (an-Nisa’: 87)

يَوْمَ يَجْمَعُكُمْ لِيَوْمِ الْجَمْعِ ذَلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِ
“(ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab), itulah hari (wakti itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan.” (at-Taghabun: 9)

الآخِرَةِ ذَلِكَ يَوْمٌ مَّجْمُوعٌ لَّهُ النَّاسُ وَذَلِكَ يَوْمٌ مَّشْهُودٌ
“hari kiamat itu adakah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh semua makhluk)” (Hud: 103)

pada hari itu tidak ada perbedaan antara umat terdahulu dan terakhir. Semua berku mpul di waktu yang sangat agung itu.
قُلْ إِنَّ الْأَوَّلِينَ. وَالْآخِرِينَلَمَجْمُوعُونَ إِلَى مِيقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ
“katakanlah, “ssungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-oran g yang kemudian, benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.” (al-Waqi’ah: 49-50)

mereka akan dikumpuljan di bumi yang berbeda dengan bumi mereka di dunia. Allah berfirman:
يَوْمَ تُبَدَّلُ الأَرْضُ غَيْرَ الأَرْضِ وَالسَّمَاوَاتُ وَبَرَزُواْ للّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ
“(yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya (di padang mahsyar) berkumpul menghadap hadirat Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”. (Ibrahim: 48)

Nabi Shalallahu ‘alaihi wasssalam bersabda: “pada hari kiamat kelak, manusia akan dikumpuljan di bumi yang sangat putih berbentuk bulat pipi dan datar seperti roti bulat yang putih tidak ada tanda (bangunan milik siapapun di atasnya).” (HR. Bukhary: 6521)

maksudnya mereka dikumpulkan di atas bumi yang datar, tidak ada dataran yang tinggi maupun rendah, tidak ada pegunungan dan bebatuan dan tidak ada tanda tempat tinggal maupun bangunan.

Mereka dikumpulkan dalam keadaan tidak mengenakan sandal, telanjang tidak mengenalan pakai an, dalam keadaan tidak berkhitan. Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“sesunngguhnya kalian akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan belum berkhitan.’ lalu beliau membaca firman Allah: ‘sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama begitulah kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.’ (al-Anbiya: 104)” (HR. Bukhary: 3349-Muslim: 2860).

Pada hari itu letak matahari semakin dekat ke manusia sehingga jaraknya hanya satu mil saja. Sementara itu tidak ada tempat bernaung kecuali naungan Arasy. Diantara manusia, ada yang mendapat naungan Arsy dan ada pula yanh terpanggang oleh panasnya matahari. Panas matahari itu menyengat dan menambah penderitaan serta semakin menambah kegelisahannya. Kala itu, manusia saling berdesakkan dan saling berhimpitan, sehingga terjadi saling dorong, kaki-kaki saling menginjak dan tenggorokan yang kering serta bdan yang berdesakkan. Sehingga tak ayal lagi, keringat bercucuran ke tanah. Sehingga membasahi kaki-kaki mereka sesuai dengan kedudukan dan kedekantan mereka dengan Rabb mereka.

“pada hari kiamat, matahari didekatkan kemanusia hingga kira-kira sebatas satu mil. Lalu manusia berkeringat sesuai amal perbuatan mereka, di antara merka ada yang berkeringat hingga (merendam) tumitnya, diantara mereka ada yang berkeringat sampai lutu, diantara mereka ada yang berkeringat sampai pinggangnya, dan ada yang dikemdalikan oleh keringatnya sendiri.” (HR. Muslim: 2864)

“tidak ada seorangpun pemilik emas dan perak yang tidak mengeluarkan zakatnya melainkan di hari kiamat akan dibuatkan setrika dari api yang dinyalakan dalam neraka. Lalu disetrika pada perut, dahi dan punggungnya.” (HR. Muslim: 987)

*Sumber:

disadur dari Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Abbad.
Majalah as-Sunnah

Tentang ritokurniawan

Sebuah doktrin sejati bagi semua Mujahidin Indonesia yang mencintai negara ini, lebih dari apapun di dunia ini. "Disini kami di lahirkan dan disini kami menumpahkan darah, meregang nyawa berbelitan merah putih di jasad kami. Jiwa raga kami demi kemanusiaan." Hak cipta tulisan ini adalah milik Allah SWT semata. Karena Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah. Saya hanya menyampaikan apa yang kami miliki. Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. " ibarat tasbih & benang pengikatnya" terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya" Silahkan Copy Paste Sendiri Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Pos ini dipublikasikan di Catatan Ku, Renungan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s