TANAMAN OBAT – LENGKUAS MERAH


TANAMAN OBAT – LENGKUAS MERAH PDF Cetak E-mail

Penilaian Pengunjung: / 3
TerjelekTerbaik 

TANAMAN  OBAT - LENGKUAS MERAH

Tanaman obat – LENGKUAS MERAH  

Alpinia purpurata K. Schum.

KLASIFIKASI : Lengkuas merah disebut Alpiniapurpurata K.Schum. Termasuk ke dalam famili tumbuhan Zingiberaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah lengkuas merah.

SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain:

Rimpang : saponin, tanin, flavonoida,  minyak atsiri, Batang :  saponin, tanindan flavonoida.

EFEK FARMAKOLOGIS : Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat; Anti jamur, anti kembung.

Efek kandungan aktif :

– Basonin (rimpang); merangsang semangat,

– Eugenol (rimpang); mencegah

Ejakulasi prematur, mematikan jamur Candidaalbicans, antikejang, analgetik, anestetik, penekan pengendali gerak,

– Galangan (rimpang) meredakan rasa lelah, anti muta genik, penghambat enzim siklo-oksi-

genase dan lipoksigenase,

– Galangol (rimpang) merangsang semangat, menghangatkan tubuh.

 

BAGIAN TANAMAN  YANG  DIGUNAKAN : Efek farmakologi ini diperoleh dari rimpang.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

1. Gangguan perut; kembung, sebah. Lengkuas merah 1 jari diiris-iris tipis, rebus dengantiga gelas air jadi 2 gelas. Minum pagi dan sore sebelum makan masing-masing 1 gelas.

2. Paru. Rimpang segar 1 jari dipotong miring, ujungnya dipukul-pukul sampai seperti kuas, digosokkan pada panu.

3. Kurap. Rimpang lengkuas 4 jari, bawang putih 1 buah, giling halus tambahkan 1 sendok cuka, panaskan. Oleskan pada bagian tubuh yang kurap.

4. Eksema. Satu jari rimpang, cuci, parut, tambahkan air kapur sirih secukupnya, aduk jadi adonan seperti bubur. Pakai untuk menurap kulit yang terkena eksema, lalu dibalut. Ganti dua kali sehari.

5. Bercak-bercak kulit dan tahi lalat (sproeten). Dua jari rimpang digiling halus, tambahkan cuka secukupnya menjadi seperti  bubur. Oleskan di bagian tubuh yang terdapat kelainan kulit.

6. Demam disertai pembesaran limpa. Rimpang, cuci, parut, peras. Ambil air 1 sendok teh, tambahkan sedikit garam dapur. Minum pada pagi hari.

7. Pembersihan sehabis bersalin (nifas). Rimpang lengkuas yang masih muda sebesar 3 jari, dicuci lalu dipotong-potong.  Rebus dengan air secukupnya, minum.

8. Radang telinga. Satu jari rimpang lengkuas dicuci bersih lalu diparut, tambahkan 2 sendok makan air masak, diperas lalu disaring. Airnya dipakai untuk menetes telinga yang sakit. Sehari 4 kali 2-3 tetes.

9. Bronkhitis. Rimpang lengkuas 1 jari cuci bersih, parut. Tambahkan 1/2 cangkir air masak dan 2 sendok makan madu lalu diramas sampai merata. Peras dan saring, bagi 3 kali minum.  Setiap hari.

10. Masuk angin. 2 jari rimpang, parut, remas dengan 3 sendok makan madu dan 1 sendok arak. Peras, saring, minum, sehari 2 sendok makan.

11.Diare. 3/4 jari rimpang, parut, + 1/2 cangkir air + 1 sedok madu. Peras, saring, minum.  2 kali sehari.

12. Sakit gigi karena angin dingin. Buah ditumbuk halus jadi bubuk. Masukkan sedikit kedalam hidung, oleskan pada gigi yang sakit.

13. Obat kuat (aphrodisiak).  Rimpang secukupnya direbus, airnya diminum. Sebaiknya dicampur Tanaman obat lain.

CARA BUDIDAYA : Perbanyakan tanaman menggunakan anakan atau rimpang. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain  dibu­tuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban  tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Tentang ritokurniawan

Sebuah doktrin sejati bagi semua Mujahidin Indonesia yang mencintai negara ini, lebih dari apapun di dunia ini. "Disini kami di lahirkan dan disini kami menumpahkan darah, meregang nyawa berbelitan merah putih di jasad kami. Jiwa raga kami demi kemanusiaan." Hak cipta tulisan ini adalah milik Allah SWT semata. Karena Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah. Saya hanya menyampaikan apa yang kami miliki. Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. " ibarat tasbih & benang pengikatnya" terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya" Silahkan Copy Paste Sendiri Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Pos ini dipublikasikan di Catatan Ku, Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s