•✿ Wahai Wanita Cantik ✿•


•✿ Wahai Wanita Cantik ✿•

561408_575383202501319_1654588528_n
Wahai wanita cantik..
Engkau yang diciptakan dengan sangat sempurna oleh Rabbmu
Indah dengan segala kelebihanmu yang ada..

Wahai wanita cantik..
Sering kali aku melihatmu berjalan dengan baju yang sangat sederhana
Bahan yang sederhana, dan ukuran yang sangat sangat sederhana
Hingga bagian auratmu yang harusnya tak tampak menjadi tampak..

Wahai wanita cantik..
Acapkali aku melihat engkau berjalan dihadapan para lelaki denga pakaianmu yang tidak sempurna
Dan para lelaki itu menatapmu dari ujung kakimu sampai ke hujung rambutmu
Mengikuti langkahmu hingga hilang dari pandangan mereka, pandangan yg menjijikkan!!

Wahai wanita cantik..
Suaramu sungguh merdu
Mendayu-dayu layaknya putri duyung yang sedang bernyanyi
Bening sebening sumber mata air yang mengalir..

Wahai wanita cantik..
Ketahuilah.. engkau begitu berharga.. terlalu berharga..
Engkau bagai intan berlian yang terpelihara didalam sebuah kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi
Engkau bukan emas campuran murahan yang diletakkan sebagai pertunjukkan
Dimana pembeli itu datang, memandang, menyentuh, dan memakaimu sewenang-wenangnya lalu meninggalkanmu seandainya hatinya tidak berkeinginan terhadapmu!!

Bukan, engkau bukan itu wahai wanita cantik!!
Engkau intan berlian yang terpelihara didalam kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi
Orang yang menginginkanmu tidak berhak menyentuhmu, bahkan mencoba memakainya!!

Tidak, mereka terlalu kotor untuk itu..
Mereka harus terlebih dahulu membelimu dengan harga yang sangat mahal
Setelah itu mereka akan dapat memilikimu sepenuhnya
Engkau yang utuh, yang belum pernah di ‘coba’ orang lain sebelumnya..

Wahai wanita cantik..
Engkau sungguh indah
Bagai bunga mawar yang ketika orang ingin mengambilnya
Terlebih dahulu mereka harus merasakan duri pertahanan diri yang kau punya..

Bagai bunga edelweis yang ketika menginginkanmu
Terlebih dahulu mereka harus mendaki gunung ke arah ketinggian
Menantang keberanian dan cuaca yang tak bersahabat..

Engkau bukan bunga bangkai
Yang terlihat begitu indah dari kejauhan dengan warna yang menyala
Yang membuat para serangga tertarik dengan warna indahmu,
Namun ketika didekati, kau busuk..
Ahh.. baumu saja sudah membuat orang mual, apalagi memilikimu, merekapun enggan..

Wahai wanita cantik..
Jagalah amanah keindahan yang ada pada dirimu
Berjalan saja kau terlihat menawan
Belum lagi pembawaanmu yang sangat anggun
Apalagi jika kau bersuara merayu
Dan menampakkan apa yang tak seharusnya tampak
Jagalah itu semua saudariku!!

Tutuplah auratmu..
Agar tak ada yang berkeinginan lain terhadapmu
Lelaki jalanan itu tak pantas menikmati tubuhmu dengan memandangimu
Dengan pandangan menjijikkan itu!!
Mereka terlalu kotor untukmu!!
Jagalah kehormatanmu saudariku..

Lelaki manapun yang belum halal bagimu
Tak selayaknya menyentuh tubuh dan kehormatanmu
Walau atas nama cinta sekalipun
Sungguh, cinta dan nafsu itu berbeda..

Apakah kau khawatir tidak ada yang menyayangimu dan menjagamu atas nama cinta?
Apakah kau takut tidak akan ada yang mengharapkanmu dan merayumu atas nama cinta?
Wahai saudariku, sesungguhnya lelaki yang baik itu adalah untuk wanita yang baik..

Lihatlah.. aku disini..
Aku sangat sedih melihat keadaanmu sekarang
Aku sedih melihat para lelaki itu menzalimimu
Diri ini terasa tercabik-cabik..

Lihatlah di sekitarmu..
Bukan hanya aku yang menginginkan semua ini yang terbaik untukmu
Lihatlah saudara-saudara semuslim mu
Walau aku tahu, diri ini turut tidak sempurna
Tapi inilah luahan hatiku agar kau sama-sama mengikutiku menuju kejalan-NYA

Lihatlah kami..
Sungguh engkau membuat airmata kami mengalir dan menitis dari mata-mata kami
Kami disini sedang memikirkan dan berbuat sesuatu untukmu
Agar tak pernah lagi engkau dizalimi siapapun…

Lihatlah kedua orang tuamu..
Apakah mereka menginginkanmu menjadi seperti ini?
Sungguh engkau bagai mutiara bagi keluargamu
Mutiara yang mereka jaga sejak kecilmu sampai engkau beranjak dewasa
Apakah dengan ini engkau membalasnya?

Jika kau masih kurang dengan ini
Maka lihatlah ALLAH Tuhanmu, Yang Menciptakanmu..
Yang tiada henti-hentinya memberi nikmat padamu padahal tak jarang kau lupa dengan-NYA
Ia masih memberimu nikmat udara, nikmat hidup, nikmat fisik dari tubuhmu yang indah itu..

Bayangkan, jika Ia tidak menyayangimu..
Mengapa tidak cabut sahaja nikmat wajahmu yang cantik dan tubuhmu yang indah?
Tapi tidak, meskipun engkau sering kali melupakan-NYA, nimkat-NYA tetap terus mengalir..

Wahai saudariku
Biarlah hanya satu lelaki paling beruntung yang dapat menikmati dirimu seutuhnya, yakni suamimu kelak
Ketika ikatan antara kalian halal dan meraih keridhaan-NYA
Ketika suara mendayumu bukan lagi dosa tapi pahala
Hanya dia yang layak, saudariku..

Wahai saudariku..
Sungguh tidak ada alasan lain yang membuat aku melakukan ini selain cintaku yang begitu tinggi kepadamu
Cintaku yang membuat yang membuatkan aku memikirkanmu hingga kata-kata ini kugoreskan

Cintaku yang menangis ketika melihat keadaanmu yang terzalimi oleh perbudakan hawa nafsu
Cintaku yang akan tersenyum jika engkau berniat kembali ke jalan-NYA
Mari bersalam bersamaku, saudariku
Temani aku dalam perjalanan indah yang tak singkat ini, menuju kepada-NYA…

Wallahu’alam..

Tentang ritokurniawan

Sebuah doktrin sejati bagi semua Mujahidin Indonesia yang mencintai negara ini, lebih dari apapun di dunia ini. "Disini kami di lahirkan dan disini kami menumpahkan darah, meregang nyawa berbelitan merah putih di jasad kami. Jiwa raga kami demi kemanusiaan." Hak cipta tulisan ini adalah milik Allah SWT semata. Karena Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah. Saya hanya menyampaikan apa yang kami miliki. Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. " ibarat tasbih & benang pengikatnya" terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya" Silahkan Copy Paste Sendiri Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Pos ini dipublikasikan di Catatan Ku, Renungan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s